Pengalaman Buruk dalam hidup Aku..
Pengalaman buruk naik bus sudah pernah bahkan lebih dri dua kali.. sungguh sangat menyebalkan,, dan aku berharap hal itu tidak akan pernah terulang lagi.
Pukul 7 malam aku pulang dari Depok menuju Purwokerto untuk menuntut ilmu.. dengan menaiki sebuah bis tua yang di perkirakan umurnya lebih dari 20 tahun,, aku tidak tahu persis.. kira-kira yahh sekitar segitu mungkin..
Mobil yang aku tumpangi adalah mobil tua, yang sudah berkarat kalaupun itu jika jalan seperti naik bom-bom car.. rasanya.. seperti di goyang-goyang...
Oo.. aku berpkir dalam hati.. harusnya mobil ini di musium kan,, kenapa harus dipaksakan di pakai? apakah asas manfaat aset itu masih berlaku untuk hal yang seperti ini? bukankah keselamatan penumpang itu adalah segalanya.. mungkin profit lebih berpengaruh daripada safety.. aku takjub dengan kekuatan bis ini,, ternyata bis yang sudah tua ini dapat menampung penumpang lebih dari 40 orang.. wow.. crazy.. mungkin hal ini tidak mungkin pernah terjadi di negara-negara maju dan sepertinya mendapat rekor muri.. ckckck..
Setelah sekian lama menunggu penumpang bis tua ini kemudian mulai berjalan,,, meskipun aku sempat berebut kursi dengan seorang bapak.. hufftt...
Bis melaju dengan kecepatan yang lambat,, rasanya aneh naik bis ini.. seperti naik bom-bom car.. hahahaha..
Aku tidak kuasa menahan rasa kantukku ini,, akhirnya aku mencoba tertidur dalam bis.. meskipun beberapa kali terbangun karena jidat kepalaku membentur jendela beberapa kali..
Baru setengah perjalanan, bis ini tiba-tiba berhenti mendadak.. entah ada angin apa,, aku tidak tahu dengan jelas pada saat itu aku masih tidur.. aku terbangun ketika seseorang menyebut kata Purwokerto,, akhirnya aku bangun dari tidur, dalam hati aku berpikir mungkin sudah sampai Purwokerto. Tanpa berpikir panjang aku bergegas turun dari bis sambil membawa tas.. ketika aku menanyakan dengan kondektur bis,, ternyata baru setengah perjalanan.. tidak lama kemudian,, supir bus menyuruh penumpang untuk turun,, ada apa ini? ternyata sang supir berkata,, maaf bis ini hanya bisa sampai disini, karena mur yang ada di bis ini copot empat.. hahhh.. kok bisa???
Penuh rasa terpaksa aku akhirnya harus berpindah bis lain yang ternyata sesak oleh penumpang.. aku terpaksa berdiri seperti penumpang bis lain yang senasib dengan aku.. karena bis yang aku tumpangi penuh,, kita harus berdesak desakan.. bau wangi, kecut, amis, enek, bercampur aduk menjadi satu apalagi ada ibu yang membawa ikan kedalam bis, wekk eneknya.. sampai aku tidak menyadari bahwa sendal aku di injak oleh seorang laki-laki berbadan besar persis di belakangku.. dengan penuh susah payah sendal aku akhirnya bisa diambil meskipun sudah tidak bisa di pakai lagi alias copot.. hiks.. sial sekali sungguh.. aku hanya bisa memakai satu pasang sendal saja.. dan harus merelakan sepasangnya lagi.. melihat orang-orang yang tertidur dalam bangku rasanya enak sekali,, aku hanya bisa berdiri dengan satu sandal.
Rasanya pengen cepat keluar dari bis ini,, tapi lamanyaa minta ampuun.. aku hanya bisa mengelus dada,, sabar.. sabar.. nanti juga sampai Purwokerto.. satu jam sebelum sampai purwokerto, akhirnya aku mendapat tempat duduk.. aku bergumam dalam hati.. kenapa sekarang sih dapat tempat duduknya..
Mungkin ini adalah adalah pengalaman terburuk aku sepanjang sejarah hidupku...ckck
Ada hikmah dibalik kejadian...